Charging Mobil Listrik Di Rumah Dan SPLU, Manakah Yang Lebih Hemat?

Bagi Anda yang berniat membeli mobil listrik, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. Salah satunya adalah soal charging mobil listrik tersebut. Berbeda dengan mobil konvensional yang menggunakan bahan bakar fosil, mobil listrik memerlukan pengisian daya agar bisa beroperasi. 

Cara charging mobil listrik bisa dilakukan di SPLU (stasiun pengisian listrik umum) atau bisa dilakukan di rumah apabila daya listrik memadai. Namun jika dibandingkan dengan charging mobil listrik di rumah yang memakan waktu sekitar 17 jam, charging di SPLU hanya butuh waktu 2 jam saja. 

Lalu lebih hemat charging mobil listrik di rumah atau di SPLU? Simak penjelasan berikut. 

Dua Tipe Charging Mobil Listrik 

Euforia penggunaan mobil listrik semakin meningkat setiap tahunnya. Banyak orang yang kini mulai beralih ke mobil listrik daripada mobil konvensional. Hal ini juga terlihat di beberapa perusahaan otomotif, banyak konsumen yang menanyakan ketersediaan mobil listrik.   

Selain dinilai lebih hemat bahan bakar, mobil listrik juga ramah lingkungan. Mobil listrik adalah kendaraan yang energi utamanya menggunakan daya listrik, digerakkan oleh motor penggerak dengan tenaga baterai. Baterai dan ketersediaan stasiun pengisian listrik menjadi dua aspek penting yang harus diperhatikan. 

Ada dua mekanisme untuk charging mobil listrik, yaitu tipe on charge dan off charge. Mekanisme pengisian daya on charge adalah tipe yang memanfaatkan pengisi daya internal di dalam mobil dengan memanfaatkan arus bolak balik atau AC. 

Charging Mobil Listrik Di Rumah Dan SPLU, Manakah Yang Lebih Hemat?
Ilustrasi mobil listrik yang sedang charging. Sumber : Shutterstock.com

Mekanisme dari tipe charging mobil listrik ini adalah mengganti arus bolak balik menjadi searah yang nantinya arus listrik akan masuk ke baterai. Sedangkan mekanisme pengisian daya off charge adalah dengan memanfaatkan daya eksternal atau terpisah dari mobil. 

Untuk tipe off charge ini, pemilik mobil bisa menggunakan DC atau arus listrik jika ingin mengisi baterai. Namun, hanya sedikit mobil yang menggunakan cara atau tipe pengisian daya ini. Umumnya kebanyakan mobil listrik menggunakan tipe yang on charge. 

Charging Mobil Listrik di SPLU dan Rumah, Manakah yang Lebih Cepat dan Hemat? 

Seperti penjelasan di atas, untuk charging di SPLU jauh lebih cepat dibandingkan dengan pengisian daya mobil di rumah. Selisih pengisian daya di SPLU dan di rumah sendiri hampir 15 jam. Ini artinya charging di SPLU lebih cepat daripada pengisian daya di rumah.

Namun apakah lebih hemat? Mari kita hitung bersama. Jika dihitung dari estimasi harga listrik per kWh paling rendah, charging di rumah lebih murah daripada pengisian di SPLU. 

Dari percobaan charging mobil Hyundai Kona oleh salah satu tim, pengisian di SPLU membutuhkan biaya sekitar Rp. 2.686 per kWh. Namun, berbeda dengan percobaan di rumah hanya memakan biaya sekitar Rp. 1.444 saja per kWh. 

Kesimpulan dari pembahasan di atas, Charging mobil di SPLU memang terbilang lebih cepat karena hanya membutuhkan waktu 2 jam saja, namun pengisian daya di rumah jauh lebih hemat. Jadi, sama-sama ada kelebihan dan kekurangannya bukan. 

Nah jika Anda masih bingung, lebih baik mengisi daya di SPLU atau di rumah, beberapa penjelasan ini mungkin bisa membantu Anda. 

Syarat Charging Mobil Listrik di Rumah

Charging Mobil Listrik Di Rumah Dan SPLU, Manakah Yang Lebih Hemat?
Pahami ini dulu sebelum pasang charging mobil listrik di rumah. Sumber : Istockphoto.com

Untuk menyambut elektrifikasi, Anda tentu harus mempersiapkan segala sesuatunya termasuk juga harus paham dengan beberapa syarat charging mobil listrik di rumah. Untuk pengisian daya mobil listrik di rumah, memerlukan beberapa persyaratan yang harus diperhatikan. Apa saja?

1. Butuh Daya Besar

Hal pertama yang harus diperhatikan jika ingin mengisi daya mobil listrik di rumah adalah daya listrik yang ada di rumah harus cukup besar. Setidaknya Anda membutuhkan sekitar 2.200 VA untuk memenuhi kebutuhan charging mobil listrik di rumah. 

Dengan 2.200 VA juga perlu pertimbangan, karena jika Anda ingin mengisi baterai mobil listrik maka Anda tidak bisa menyalakan alat elektronik lainnya yang memiliki daya besar seperti pompa air atau AC. 

Oleh karena itu, tidak bisa hanya dengan daya tersebut. Sangat disarankan untuk menaikkan daya agar aman ketika mengisi baterai di rumah. 

2. Memerlukan Home-charging  

Selain harus memiliki daya listrik minimal 2.200 VA, syarat pengisian daya baterai di rumah juga harus menggunakan alat chargingnya. Namun beberapa mobil seperti Hyundai sudah dibekali modul portable charger yang bisa berfungsi untuk menyesuaikan besaran arus listrik di rumah. 

Untuk menggunakan alat tersebut juga membutuhkan 2.200 sampai 3.000 VA untuk pengisian baterai mobil. Dengan alat tersebut, arus yang masuk bisa diatur sehingga bisa dilakukan pengecasan dengan daya tersebut. 

Sekedar informasi tambahan, untuk mobil Hyundai ini memiliki alat cas dengan tiga mode yaitu 1.7 kW, 2,2 kW sampai 2,6 kW. Semakin kecil alat casnya maka akan semakin lama waktu pengisian daya baterai tersebut. 

Cara Charging Mobil Listrik di SPLU

Charging Mobil Listrik Di Rumah Dan SPLU, Manakah Yang Lebih Hemat?
Salah satu pos SPLU di IKN. Meski lebih fast charging, SPLU tidak tersedia di banyak tempat. Sumber : Shutterstock.com

Ada beberapa langkah yang harus dilakukan jika ingin mengisi baterai mobil listrik di SPLU!

  1. Unduh aplikasi Charge.IN
  2. Cari stasiun terdekat melalui aplikasi tersebut
  3. Datang dan pasang gun sesuai dengan tipe dan jenis mobil
  4. Lalu gunakan kartu NFC untuk mengotentikasi lokasi charging mobil listrik 
  5. Pindah QR code 
  6. Selanjutnya membayar melalui metode pembayaran yang ada
  7. Tunggu sampai baterai penuh

Bagaimana, lebih enak charging di SPLU atau di rumah? Di SPLU atau di rumah, jangan lupa perhatikan juga perawatan mobil tersebut. Jangan sampai hanya memperhatikan soal baterai mobil namun melupakan bagian lain.

Hal ini juga berlaku untuk kendaraan konvensional yang membutuhkan perawatan secara berkala. Termasuk juga masalah kesehatan aki yang menjadi elemen penting di dalam mobil. 

Untuk mengetahui informasi lainnya mengenai dunia otomotif, baca artikel menariknya hanya disini.  

Leave a Comment